Mengapa topik ini penting?
Laporan scam di Indonesia sudah mencapai ratusan ribu
636.014Laporan ke IASCAkumulasi sejak 22 November 2024 sampai 30 Juli 2026.
1,17 juta+Rekening dilaporkanLebih dari satu juta rekening telah dilaporkan dan diverifikasi IASC.
604.923Rekening diblokirPemblokiran menjadi salah satu upaya mempercepat penanganan dana korban.
Rp7,5 TKerugian scamKomdigi pada Juli 2026 menyoroti estimasi kerugian scam sekitar Rp7,5 triliun.
Sumber: OJK / Indonesia Anti-Scam Centre dan Kementerian Komunikasi dan Digital, pembaruan Juli 2026.
PESAN DANZ
Jangan percaya hanya karena tampilannya terlihat profesional
Website penipuan juga bisa menggunakan logo yang rapi, HTTPS, desain modern, dan nama merek terkenal. Yang harus dicek adalah identitas domain, konteks, tujuan halaman, serta apakah permintaannya masuk akal.
7 Pemeriksaan Sebelum Klik, Login, atau Transfer
1. Baca Domain dari KananPeriksa domain utama sebelum tanda “/”. Nama panjang seperti brand-login-promo.example.com bisa menipu mata.
2. Cari Situs Resmi SendiriJangan selalu masuk dari link chat. Ketik nama perusahaan di mesin pencari atau buka aplikasi resminya.
3. Cek Permintaan DataWaspadai halaman yang meminta PIN, password, OTP, kode autentikator, atau data kartu secara tidak wajar.
4. Jangan Terkecoh HTTPSHTTPS berarti koneksi terenkripsi, bukan jaminan bahwa pemilik situs bisa dipercaya.
5. Cek Nomor PengirimNomor WhatsApp atau telepon mencurigakan dapat dicek atau dilaporkan melalui layanan Aduan Nomor Komdigi.
6. Cek RekeningSebelum transfer ke pihak yang belum dikenal, lakukan pengecekan rekening atau e-wallet melalui kanal resmi pemerintah.
7. Waspadai Tekanan Waktu“5 menit lagi hangus”, “akun akan diblokir”, atau “bayar sekarang” adalah teknik social engineering yang umum.
Contoh Alur Phishing
Bagaimana Satu Link Bisa Berujung Pengambilalihan Akun
01 • PESANPromo, hadiah, paket, akun bermasalah.
02 • LINKKorban diarahkan ke halaman tiruan.
03 • LOGINUsername, password, OTP dimasukkan.
04 • DATA DICURIInformasi diterima pelaku.
05 • AKUN DIAMBILAkun atau dana berpotensi disalahgunakan.
Kanal Resmi yang Bisa Digunakan di Indonesia
IASC — OJKUntuk korban penipuan transaksi keuangan. IASC mempercepat koordinasi dengan bank, e-wallet, dan penyedia pembayaran untuk upaya penundaan transaksi dan penelusuran dana.
Aduan Nomor — KomdigiUntuk mengecek apakah nomor seluler pernah dilaporkan atas dugaan penipuan sekaligus melaporkan nomor yang mencurigakan.
Cek Rekening — KomdigiKanal untuk mengecek atau melaporkan rekening bank dan e-wallet yang diduga terkait tindak pidana atau aktivitas mencurigakan.
Jika Sudah Terlanjur Transfer
Jangan habiskan waktu berdebat dengan pelaku
1. Segera hubungi bank/PJP yang Anda gunakan.
2. Laporkan secepat mungkin melalui IASC untuk jalur finansial.
3. Simpan bukti transfer, percakapan, nomor, URL, username, dan kronologi.
4. Buat Laporan Polisi untuk proses hukum.
IASC menegaskan pelaporan tidak menjamin dana pasti kembali; semakin cepat laporan dibuat, semakin besar peluang lembaga keuangan menindaklanjuti dana yang masih tersedia.
Untuk Pemilik Bisnis: Lindungi Kepercayaan Pelanggan
Gunakan Domain ResmiHindari membuat pelanggan bingung dengan banyak domain yang tidak konsisten.
Cantumkan Kontak TerverifikasiNomor WhatsApp, email, alamat, dan sosial media resmi sebaiknya konsisten.
Aktifkan 2FAGunakan verifikasi dua langkah pada admin website, email, media sosial, dan akun penting.
Backup & UpdateSistem yang tidak diperbarui meningkatkan risiko penyalahgunaan celah keamanan.
DIGITAL TRUST MATTERS
Website yang profesional bukan hanya menarik—harus membuat pelanggan merasa aman
Danzstore dapat membantu mengevaluasi struktur website, identitas digital, CTA, form, navigasi, dan elemen kepercayaan yang terlihat oleh calon pelanggan.
Dapatkan Diagnosa Website →